Uray Budi Setiawan
Nama saya Uray Budi Setiawan. Menulis bagi saya bukan sekadar menyusun kalimat, melainkan upaya mendengarkan suara terdalam yang sering terabaikan. Di setiap kata, ada niat untuk jujur pada diri sendiri, dan di setiap halaman ada harapan agar tulisan dapat menjadi cermin, bukan sekadar bacaan.
Buku pertama saya yang terbit melalui Akar Pena Publisher berjudul “Ceritakan Kepadaku Apa Masalahmu”. Buku ini lahir dari kegelisahan yang dipeluk dengan kesabaran. Ia tidak ditulis untuk menggurui, melainkan untuk menemani. Dalam proses penerbitannya, saya merasakan Akar Pena bekerja dengan kehati-hatian dan ketulusan. Naskah tidak diperlakukan sebagai barang, tetapi sebagai amanah. Setiap perbaikan terasa seperti upaya merapikan niat, agar kata-kata tidak melukai, tetapi menenangkan. Kualitas penerbitannya terjaga, bukan hanya pada bentuk, tetapi juga pada ruh yang ingin disampaikan.
Buku kedua saya, “Guru yang Tetap Menjadi Murid”, saat ini masih dalam proses penerbitan. Namun justru dalam proses itulah saya banyak belajar. Akar Pena tidak menempatkan penulis di atas meja tinggi, melainkan mengajak duduk bersama, menimbang, dan memperbaiki dengan rendah hati. Saya diingatkan bahwa semakin seseorang merasa telah sampai, justru di situlah ia harus kembali belajar. Menjadi guru bukan berarti berhenti mencari, dan menjadi penulis bukan berarti selesai berbenah.
Saya bersyukur dipertemukan dengan Akar Pena Publisher. Di tengah dunia yang sering tergesa ingin selesai, mereka memilih berjalan pelan agar tidak kehilangan makna. Semoga Akar Pena terus menjadi ruang bagi kata-kata yang lahir dari keheningan, dan menjadi jalan bagi tulisan-tulisan yang mampu menyentuh hati, bukan hanya memenuhi rak.
Terima kasih, Akar Pena.
Atas kesabaran, kepercayaan, dan kesediaan menemani proses tumbuh seorang penulis.
— Uray Budi Setiawan
- Male
- 2
-
(0)By : Uray Budi Setiawan
Guru yang Tetap Menjadi Murid | Uray Budi Setiawan
Rp90.000Penulis: Uray Budi Setiawan
Kategori: Non Fiksi
ISBN: Proses
Cover: Hard Cover
Hal: 126 HalamanGuru yang tetap menjadi murid mengajak pembaca menelusuri makna pendidikan dari sisi yang paling manusiawi. Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa manusia tidak pernah berhenti menjadi murid setinggi apa pun ilmunya, ia terus belajar dari kehidupan, kesalahan, dan perjumpaan dengan sesama. Pada saat yang sama, setiap orang juga sedang belajar menjadi guru, setidaknya bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Melalui refleksi pendidikan Islam, ayat-ayat Al-Qur’an, Hadis Nabi ﷺ, serta hikmah para ulama seperti Ibnu ‘Athaillah dalam Al-Hikam, buku ini menjembatani nilai-nilai klasik dengan realitas pendidikan modern. Ditulis dengan bahasa reflektif yang hangat dan mudah dipahami, buku ini mengajak pembaca berhenti sejenak dari hiruk-pikuk target dan angka, untuk kembali merenungi makna pendidikan sejati sebuah proses pembentukan manusia menuju kedewasaan, hikmah, dan kedekatan kepada Allah.
-
(0)By : Uray Budi Setiawan
Ceritakan Kepada-Ku, Apa Masalahmu | Uray Budi Setiawan
Rp85.000Penulis: Uray Budi Setiawan
Kategori: Non Fiksi
QRCBN: 62-6298-3122-595
Cover: Hard Cover
Hal: 116 HalamanAda masa dalam hidup ketika segalanya terasa berat. Doa telah diucapkan berkali-kali, namun seolah belum juga dijawab. Hati pun mulai lelah, langkah terasa gundah, dan dunia tampak sunyi. Di saat seperti itu, buku ini hadir — bukan untuk menasihati, tetapi untuk menuntun Anda berbicara langsung dengan Allah.
“Ceritakan Kepada-Ku Apa Masalah-mu” karya Uray Budi Setiawan adalah sebuah buku refleksi dan curahan jiwa, yang mengajak Anda menulis, merenung, dan berdialog dengan Allah melalui kejujuran hati. Setiap halamannya memberi ruang bagi Anda untuk menuangkan perasaan terdalam — kesedihan, kegelisahan, penyesalan, dan rasa syukur yang mungkin tak pernah terucap.


