Akar Pena Publisher

Show
  • (0)

    Cronika Soluna: Awal Ramalan

    Rp65.000

    Tara, Sinichi, Angellicca, dan Davin tidak tahu bahwa mereka adalah pewaris dari empat garis kuno Matahari, Bulan, Darah Dewi, dan Bayangan Serigala. Ramalan tua menyebut mereka sebagai Cahaya Terakhir: kekuatan yang bisa membuka kembali Gerbang Aether menuju Elyndra, dunia tempat siang dan malam bersatu, dan semua klan berasal.

  • (0)

    Khianat

    Rp70.000

    Cinta kadang membuat sakit. Dalam kesakitan itu ada yang hilang. Entah kenangan atau rindu. Tapi begitulah dunia. Jika dicintai kehilangan pun serasa cemas dan lenyap sudah. Begitulah cinta dan penghianatan

  • (0)

    Air yang Jernih

    Rp70.000

    Buku ini mengajak pembaca untuk tidak membaca dengan kepala, tapi dengan dada yang telah dibiarkan kosong. Karena dalam beningnya mimpi, kita justru melihat lebih jelas. Dan siapa pun yang menyentuh air jernih ini, tak akan keluar dengan wajah yang sama.

    Sebuah mimpi bisa lebih terang dari seribu siang. Dan dalam diamnya Gus Jakfar, langit pun belajar untuk bicara.

  • (0)

    Surat untuk Ibu (Antologi)

    Rp75.000

    Dalam hidup, ada banyak hal yang tidak sempat kita katakan kepada ibu, entah karena waktu terlalu cepat berlalu atau karena hati terlalu penuh untuk dituangkan. Buku Surat untuk Ibu hadir sebagai wadah dari kata-kata yang selama ini tersimpan: kerinduan, permintaan maaf, rasa terima kasih, dan cinta yang tak pernah habis.

    Berisi kumpulan surat dari berbagai penulis dengan latar belakang berbeda, antologi ini memotret hubungan paling universal dalam hidup manusia: hubungan anak dan ibu. Setiap halaman membawa pembaca pada perjalanan lembut yang menyentuh hati, mengingatkan bahwa kasih ibu adalah anugerah terbesar yang sering kali sulit digambarkan kata.

    Hangat, jujur, dan penuh ketulusan, Surat untuk Ibu adalah bacaan yang merengkuh, sekaligus hadiah sederhana namun bermakna bagi ibu yang selalu kita cinta.

  • (0)

    Trik Jitu Menulis Novel

    Rp75.000

    Menulis novel adalah perjalanan kreatif yang penuh tantangan sekaligus memuaskan. Banyak orang bermimpi menjadi novelis, tetapi sering terhenti karena tidak tahu harus mulai dari mana atau bagaimana menyelesaikannya.

    Buku ini dirancang untuk menjadi panduan praktis bagi Anda, dari menemukan ide cerita, mengembangkan karakter, hingga menyelesaikan naskah dan mempublikasikannya. Setiap bab dilengkapi latihan praktis untuk membantu Anda mengasah keterampilan dan tetap konsisten.

    Semoga buku ini menjadi teman setia Anda dalam perjalanan menulis novel. Ingatlah, setiap cerita yang selesai ditulis adalah pencapaian besar yang layak dirayakan. Selamat menulis!

  • (0)

    Peradaban Palsu

    Rp80.000

    “Peradaban Palsu” menertawakan kita semua yang menjadikan spiritualitas sebagai konten, doa sebagai sinematik, guru sebagai influencer, dan hening sebagai filter aesthetic. Retret batin berubah jadi piknik glamping. Dzikir berubah jadi hashtag. Tuhan? Masih disebut, tapi lebih sering dijadikan caption.

  • (0)

    Teror Buncul: Dendam Arwah Curug Bening

    Rp85.000

    Mimpi buruk itu selalu datang seorang gadis berambut panjang memanggil Sandi, memohon pertolongan dalam bahasa yang tak ia mengerti. Saat sekelompok alumni SMA Bahari berlibur ke Curug Bening, tempat yang pernah menjadi lokasi kematian pamannya, teror itu menjelma nyata. Malam-malam di antara kabut dan gemuruh air terjun berubah menjadi mimpi yang hidup; satu per satu di antara mereka mulai merasakan kehadiran sesuatu yang tak terlihat.

  • (0)

    Guru yang Tetap Menjadi Murid

    Rp85.000

    Guru yang tetap menjadi murid mengajak pembaca menelusuri makna pendidikan dari sisi yang paling manusiawi. Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa manusia tidak pernah berhenti menjadi murid setinggi apa pun ilmunya, ia terus belajar dari kehidupan, kesalahan, dan perjumpaan dengan sesama. Pada saat yang sama, setiap orang juga sedang belajar menjadi guru, setidaknya bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.

    Melalui refleksi pendidikan Islam, ayat-ayat Al-Qur’an, Hadis Nabi ﷺ, serta hikmah para ulama seperti Ibnu ‘Athaillah dalam Al-Hikam, buku ini menjembatani nilai-nilai klasik dengan realitas pendidikan modern. Ditulis dengan bahasa reflektif yang hangat dan mudah dipahami, buku ini mengajak pembaca berhenti sejenak dari hiruk-pikuk target dan angka, untuk kembali merenungi makna pendidikan sejati sebuah proses pembentukan manusia menuju kedewasaan, hikmah, dan kedekatan kepada Allah.

  • (0)

    Ceritakan Kepada-Ku, Apa Masalahmu

    Rp85.000

    “Ceritakan Kepada-Ku Apa Masalah-mu” karya Uray Budi Setiawan adalah sebuah buku refleksi dan curahan jiwa, yang mengajak Anda menulis, merenung, dan berdialog dengan Allah melalui kejujuran hati. Setiap halamannya memberi ruang bagi Anda untuk menuangkan perasaan terdalam — kesedihan, kegelisahan, penyesalan, dan rasa syukur yang mungkin tak pernah terucap.

  • (0)
    By : Ihsan A

    Ketika Karl Marx Bicara Pendidikan Islam

    Rp85.000

    Buku ini mengupas secara kritis konsep pendidikan pembebasan menurut Karl Marx dalam perspektif Pendidikan Agama Islam. Melalui pendekatan filsafat pendidikan Islam, penulis membandingkan paradigma materialishistoris Marx yang menekankan perubahan struktural melalui kesadaran kelas, dengan paradigma transendental Pendidikan Islam yang memadukan tazkiyah (penyucian jiwa) dan tarbiyah (pembinaan moral-sosial) menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

    Analisis ini tidak hanya menyoroti perbedaan fundamental Marx yang mengandalkan rasionalitas kritis dan kritik ekonomi-politik, serta Islam yang berlandaskan wahyu dan akal tetapi juga mencari titik temu dalam upaya pembebasan manusia dari penindasan.

    Buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan yang ingin memahami interaksi antara pemikiran Barat modern dan tradisi keilmuan Islam, sekaligus menawarkan perspektif integratif dalam merumuskan pendidikan yang membebaskan secara material, moral, dan spiritual

  • (0)

    Merdeka Dalam Kata | Antologi Spesial Kemerdekaan

    Rp90.000

    Dalam buku ini, kemerdekaan tidak hanya bicara tentang sejarah dan perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang suara-suara kecil yang sering terabaikan: luka yang sembuh perlahan, keputusan yang memerdekakan batin, hingga keberanian menulis kisah hidup sendiri.

    Merdeka dalam Kata menghimpun cerita pendek dari berbagai penulis Indonesia yang menafsirkan arti “merdeka” dari berbagai sudut pandang dari perjuangan individu melawan trauma, konflik batin dalam memilih jalan hidup, hingga potret sosial masyarakat yang mencari ruang bebas untuk berpikir dan bermimpi.

    Antologi ini bukan hanya perayaan kemerdekaan secara nasional, tapi juga bentuk kebebasan berekspresi lewat karya sastra. Di dalamnya, setiap kata dalah langkah menuju kebebasan.

  • (0)

    The Lumina Codex

    Rp95.000

    Alden, seorang yatim yang ditinggal oleh ayahnya berusia 14 tahun, selalu merasa bahwa dia adalah orang biasa di dunia yang besar dan penuh rahasia. Namun, hidupnya berubah ketika ia menemukan sebuah kitab bercahaya di reruntuhan kota tua yang misterius. Kitab tersebut, The Lumina Codex, bukan hanya kumpulan mantra kuno, tetapi juga peta menuju dimensi tersembunyi di mana makhluk legendaris tinggal.

    Ketika Alden mulai memahami kekuatan kitab tersebut, dia menyadari ada harga yang harus dibayar. Setiap mantra yang digunakan membuka pintu kecil untuk entitas kegelapan yang telah lama terkunci. Dengan bantuan seorang sahabat tak terduga makhluk kecil bercahaya bernama Zephyr yang lahir dari kitab itu Alden harus memutuskan apakah akan memanfaatkan kekuatan Codex untuk menyelamatkan dunia atau meninggalkan semuanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Dalam perjalanan penuh bahaya dan misteri, Alden belajar bahwa dirinya memiliki peran lebih besar dalam menjaga keseimbangan dunia daripada yang pernah dia bayangkan.

  • (0)
    By : Ihsan A

    Memoar Kehidupan

    Rp130.000

    Memoar Kehidupan adalah kisah perjalanan seorang anak pesisir bernama Rendy yang sejak usia sembilan tahun ditempa kerasnya realitas hidup. Lahir dan tumbuh di kampung nelayan Mata’oleo, ia belajar arti perjuangan bukan dari buku, melainkan dari laut dengan jaring kepiting sebagai simbol kerja keras dan harapan.

    Di balik keterbatasan ekonomi, keterlambatan sekolah, dan stigma sebagai “anak bodoh”, Rendy menemukan kekuatan sejati: kesabaran, kejujuran, dan keberanian menghadapi badai kehidupan. Laut memberinya pelajaran tentang ketekunan, sekolah memberinya stigma, namun buku-buku dan rasa haus akan ilmu mengantarnya pada transformasi besar. Dari seorang anak kampung yang selalu dianggap gagal, ia bangkit menjadi sosok yang membuktikan bahwa kecerdasan bukanlah warisan, melainkan keberanian untuk terus belajar. Memoar ini bukan sekadar kisah pribadi, melainkan cermin perjuangan, luka, sekaligus kebebasan manusia dalam mencari makna hidup.